Santo Yohanes Paulus II lahir dengan nama Karol Jozef Wojtyla pada 18 Mei 1920 di Wadowice, sebuah kota kecil di Polandia. Masa mudanya ditandai dengan berbagai ujian berat; ibunya meninggal dunia saat ia berusia 9 tahun, disusul oleh kepergian kakak laki-lakinya, dan kemudian ayahnya saat ia berusia 21 tahun.

Di tengah kecamuk Perang Dunia II, saat kampusnya ditutup oleh pasukan pendudukan, Karol muda merasakan panggilan Tuhan yang kuat. Ia kemudian masuk ke seminari rahasia di Krakow. Ia menyelesaikan pendidikan teologinya pasca-perang dan ditahbiskan menjadi seorang imam Katolik pada 1 November 1946.